aku, yang duduk terdiam, manis menghadapmu
aku, yang bodoh, terdiam bisu
aku, yang tidur terlelap, jatuh dalam dunia mimpi bersamamu
aku, yang egois, tidak membiarkanmu.
-KAY-
17-08-2015
aku, yang duduk terdiam, manis menghadapmu
aku, yang bodoh, terdiam bisu
aku, yang tidur terlelap, jatuh dalam dunia mimpi bersamamu
aku, yang egois, tidak membiarkanmu.
-KAY-
17-08-2015
Pahlawan
Bukan hanya sebuah penyebutan semata
Tidak semua orang bergelar itu
dan tidak mudah untuk mendapatkannya
Mengapa?
Apa yang mereka lakukan?
Apakah mereka hanya cerita fiktif belaka?
Apakah hanya mereka yang dibaringkan di Kalibata yang dapat ku panggil pahlawan?
Merekalah yang ada untuk kita semua
Tanpa mereka kita tak bisa apa-apa
Merekalah yang berjuang untuk orang lain
dan Tanpa mereka kita tak bisa apa-apa
Bukan hanya Jenderal Sudirman yang berjuang dalam sakitnya
Bukan hanya Kartini yang berjuang demi perempuan
Bukan hanya Bung Tomo dengan teriakan lantangnya
Bukan juga Soekarno yang merancang negara ini
Ibu.... Guru.... Ayah....
Merekalah pahlawan terdekat kita
Tanpa tanda jasa
Tanpa harus di Kalibata
-KAY-
10.04.15
Aku tidak mengerti mengapa ada orang yang bisa membuatku jatuh hati yang setiap harinya semakin bertambah.
Kita baru bertemu satu kali tetapi tetap saja ia membuat perutku kedatangan kupu-kupu setiap harinya.
Kamu pun hanya membuat senyummu untukku sekali tetapi aku merasakanku sedang terbang ke Antariksa saat itu juga.
Dan..... diantara berjuta-juta atau bahkan bermilyar-milyar orang yang pernah kamu temui, aku yakin, kamu pasti tak pernah ingat aku.
Suaramu yang membangunkanku setiap pagi,
Wajahmu yang kulihat setiap aku melihat handphone ku,
Namamu yang ku tulis setiap hari,
Pikiranku yang hanya tertuju padamu,
Surat-surat yang selalu aku tulis untukmu,
Gelang StarWars yang aku beli karenamu,
Semua yang kulakukan -- sepertinya -- hanya untukmu.
The songs that you're singing
The way you talk
The voices of yours
I love them anyway
Teruntukmu idolaku
-K-
Rasanya mau lari.
Lari dari rumah.
Bukan karena gue benci rumah.
Tapi karena gue mau ngejar sesuatu.
Mengejar seseorang hingga orang tersebut sadar.
Sadar akan kehadiran gue yang selalu menunggu.
Dan selalu menunggu.
Kehadirannya disini membuat gue excited.
Meskipun meraihnya merupakan hal mustahil.
Dia satu satunya orang yang bisa membuat gue jatuh bangun tanpa dia harus berbuat apa apa.
Dia satu satunya orang yang gue idolakan.
Walaupun dia bukan idol.
Dia satu satunya orang yang gue tulis di buku diary gue dan gak pernah gue ilangin kertasnya.
Dia satu satunya orang yang membuat gue jatuh cinta walau sedrastis apapun ia berubah.
Dia satu satunya orang yang membuat gue banyak menulis dan membaca. yang membawa gue ke mimpi gue sendiri.
Beberapa tahun sudah aku mendambakanmu, tanpa tau berita berita mengenaimu, tanpa tau apa apa.
Sampai akhirnya baru baru ini gue menemukan account social medianya yang akhirnya gue memutuskan untuk follow dan add dia dengan perasaan yang sangat amat gugup karena gak tau apakah dia masih inget sama gue apa enggak.
Dan sampai akhirnya sekarang dia balik ke Ibukota...
"Aku menghirup udara ini bersamamu..."
-K-
hidup hanyalah sekali
tak bisa berulang
kamu memang masuk dalam hidupku
tapi hanya sekali
dalam periode singkat
seperti angin yang berhembus begitu saja lalu hilang
jika aku bertanya mengapa
jawaban mu pasti hanya itu walau aku tau yang sejujurnya adalah melebihi itu semua
jika menurutmu angin tersebut membuatku kedinginan seperti tertusuk
maafkanlah tapi aku tak pernah
merasa begitu
aku merasakan keindahan dan kesejukan dari angin tersebut
karena tuhan memberikanku keringanan atas segala cobaan marabahaya yang membuat aku lebih kuat dan lebih tajam dari sebelumya
-KAY-
1 November 2014
Untuk punya mimpi
Untuk tau cita cita diri sendiri
Itu sulit
Untuk tau cari mimpi
Untuk tau cari ilmu
Itu juga sulit
Apalagi...
Seiring berjalannya waktu
Umur bertambah
Lebih dewasa
Lebih rumit
Lebih tau banyak
Lebih punya prioritas
Sebagai anak SMA
Punya mimpi
Punya cita cita
Merupakan hal wajib
Jadi yang belum cari
Mulailah untuk mencari
Dan gapailah
-KAY-
Hujan, apa yang membuatmu menangis begitu keras?
Hujan, apakah manusia terlalu kejam?
Apakah manusia terlalu egois?
Hujan, kadang dengan tangisanmu dua sejoli bisa dipertemukan
Kadang dengan suaramu pencipta lagu bisa mendapatkan ide
Kadang dengan tetesan air matamu pekerja kantor dapat terjebak macet
Tapi... itulah kamu.
Kamu adalah hujan...dan kamu selalu bermaksud baik
Terima kasih, Hujan
Untuk telah hadir di hidup semua orang
Menjadikan hidup lebih berwarna
-KAY-